STIT-MI – Prosesi serah terima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Angkatan VI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi (STIT-MI) Bengkulu Selatan resmi dilaksanakan di Desa Padang Bindu, Kecamatan Kedurang Ilir (KDI), pada Rabu (19/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Kedurang Ilir, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIT-MI Muhammad Arif Luthfi, M.Pd., serta Kepala Desa Padang Bindu, Mawantri.
Acara berlangsung dalam suasana formal, menandai dimulainya agenda pengabdian masyarakat mahasiswa selama dua bulan ke depan.
Kegiatan Kukerta ini mengusung orientasi akademik-kemasyarakatan yang menitikberatkan pada pendidikan, pemberdayaan sosial, serta penguatan nilai-nilai keagamaan Islam.
Fokus Kukerta: Pendidikan dan Keagamaan Islam
Ketua LPM STIT-MI Makrifatul Ilmi, Muhammad Arif Luthfi, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Kukerta merupakan instrumen strategis perguruan tinggi dalam menerapkan tridharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa yang terjun dalam Kukerta harus mampu mengonversi kompetensi teoretis menjadi praktik sosial yang relevan.
“Kukerta tahun ini berfokus pada bidang pendidikan dan keagamaan Islam. Kami berharap mahasiswa dapat diberdayakan secara optimal dalam kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.
Arif menambahkan bahwa mahasiswa harus menunjukkan kreativitas serta kapasitas adaptif selama berada di tengah masyarakat.
“Selama melaksanakan Kukerta, mahasiswa harus dibimbing agar mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Keberadaan mahasiswa harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” lanjutnya.
Pemerintah Desa Sambut Baik Kehadiran Mahasiswa
Kepala Desa Padang Bindu, Mawantri, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penunjukan desanya sebagai lokasi Kukerta STIT Makrifatul Ilmi.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa pemerintah desa beserta seluruh masyarakat siap mendukung dan menyukseskan program pengabdian mahasiswa.
“Kami sangat bersyukur Desa Padang Bindu kembali menjadi sasaran kegiatan Kukerta. Terima kasih kepada STIT Makrifatul Ilmi atas kepercayaan ini,” ungkap Mawantri.
“Pemerintah desa bersama masyarakat siap bersinergi dan mendukung penuh seluruh agenda Kukerta yang akan dilaksanakan selama dua bulan,” tambahnya. (*)



