Bertempat di IAIN Ponorogo, Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional ke-I resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Ponorogo Dr. Mukhibat, M.Ag. (6/9/2022)
Acara ini dihadiri seratus mahasiswa terbaik di Indonesia. Sebelumnya, panitia Muktamar telah melaksanakan seleksi secara nasional karya ilmiah yang dibuat mahasiswa mewakili masing-masing kampus.
Dari hasil seleksi, panitia mendapatkan lima puluh karya tulis ilmiah terbaik yang diikutkan seminar Muktamar, oleh masing-masing mahasiswa.

Baca juga: Ketua STIT-MI Lepas Peserta Muktamar Pemikiran Mahasiswa Nasional
Dari hasil seminar, nantinya hasil kaya mahasiawa akan dijadikan karya paper jurnal mahasiswa untuk diterbitkan menjadi buku analog serta jurnal Sinta tiga dan dua.
Sementara itu, enam mahasiswa STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan berhasil lolos sebagai peserta yang terbagi menjadi dua kelompok dengan dua karya ilmiah.
Dr. Mukhibat, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan, bahwa PTKI telah memiliki jutaan mahasiswa dan puluhan ribu dosen yang tersebar di kampus seluruh Indonesia. Potensi tersebut menurutnya dapat dijadikan modal mengawal moderasi beragama.
“Dengan jumlah 35 ribuan dosen dan 1 juta seratus tujuah puluhan mahasiswa yang dimiliki PTKI, tentu menjadi modal kita untuk mengawal moderasi beragama di Indonesia,” Ujarnya.

Usai acara pembukaan, agenda Muktamar Pemikiran Mahasiswa dilanjutkan dengan seminar yang mengambil tema “Peran Mahasiswa dalam Mengawal Moderasi Beragama di Indonesia”
Turut hadir dalam seminar diantaranya, Dr. Rumadi Ahmad, M.A. (Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden), Drs. Ainur Rohim, M.I.P (Direktur Utama beritajatim.com), Dr. Ahmad Munir, M. Ag. (IAIN Ponorogo), Ahmad Sahidah, Ph.D (Universitas Nurul Jadid dan Associate Researcher ITS Universitas Utara Malaya), Prof. Dr. Aksin, M.Ag. (IAIN Ponorogo), Dr. Iswahyudi, M.Ag. (IAIN Ponorogo).
Muktamar dilaksanakan selama tiga hari yakni, dari tanggal 6-8 September 2022. (*)



