• Call: +60 8 123 000
  • E-mail: info@gmail.com
  • Login
Education Blog
  • Home
  • About Us
    • History
    • Vision, Mission & Objective
    • Motto
    • Strategic Plan
    • Organization
    • Mars
  • Academics
    • Academic Calender
    • Academic Guideline
  • Classis
    • Management
    • Teaching
    • Stories
    • Learning
    • Studying
    • Remedy
  • Tarbiyah
    • Prodi PAI
    • Prodi PGMI
  • Campus Life
    • Facilities
    • What is Campus Life
    • Student Organizations
    • Alumni Organization
  • PMB
  • Siakad
  • Journal
    • OJS el_Makrifah
    • ISSN
  • Info
No Result
View All Result
STIT MI BENGKULU SELATAN
No Result
View All Result
Home Article

Integrasi Pendidikan Agama Islam dengan Kurikulum Merdeka

officialstitmi by officialstitmi
September 22, 2025
in Article
0
Hadis, Media Sosial, dan Generasi Milenial: Membentuk Identitas Keagamaan Muslim di Era Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Abstrak
Artikel ini membahas integrasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Kurikulum Merdeka yang sedang diterapkan di Indonesia. Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas, diferensiasi, serta penguatan karakter. Integrasi PAI dengan kurikulum ini penting untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berkarakter religius. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan analisis kualitatif terhadap literatur akademik dan hasil penelitian terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI dapat diintegrasikan secara efektif melalui pembelajaran berbasis proyek, diferensiasi pembelajaran, dan pemanfaatan teknologi digital. Temuan ini menegaskan urgensi inovasi pedagogis dalam PAI agar selaras dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka dan tantangan era digital.

Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Merdeka, Integrasi, Inovasi Pedagogis

Pendahuluan

Kurikulum Merdeka yang diluncurkan pemerintah Indonesia bertujuan memberikan ruang bagi guru dan peserta didik untuk berkreasi dalam proses belajar mengajar. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, diferensiasi, serta pembelajaran berbasis proyek. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), integrasi dengan Kurikulum Merdeka memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter religius, memperkuat nilai moral, serta menanamkan kompetensi sosial-spiritual pada generasi muda.

Baca Juga: Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Siswa

Namun, implementasi integrasi ini menghadapi tantangan, seperti kesiapan guru PAI, keterbatasan literasi digital, serta kesenjangan fasilitas pendidikan di berbagai daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi konkret agar PAI dapat berperan optimal dalam kerangka Kurikulum Merdeka.

Kajian Pustaka

Penelitian terbaru menyoroti pentingnya penerapan model pembelajaran berbasis proyek dalam PAI yang relevan dengan semangat Kurikulum Merdeka (Jauhari & Thelma, 2024). PBL memungkinkan peserta didik mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif, sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam.

Selain itu, pendekatan Differentiated Instruction telah diteliti secara luas sebagai strategi kunci dalam Kurikulum Merdeka. Herwanto dan Musyarrofah (2024) menunjukkan bahwa penerapan diferensiasi dalam PAI mampu mengakomodasi keragaman gaya belajar siswa, meski menghadapi tantangan teknis dan pedagogis.

Kajian lain menekankan pentingnya penguatan PAI di era digital, di mana teknologi dapat dimanfaatkan untuk membentuk pemahaman agama yang moderat dan kontekstual (Akhyar et al., 2024). Hal ini sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Metode Penelitian

Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data terdiri dari artikel jurnal internasional bereputasi, prosiding, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Data dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis) untuk menemukan pola integrasi PAI dengan Kurikulum Merdeka.

Hasil dan Pembahasan

Hasil kajian menunjukkan tiga strategi utama dalam integrasi PAI dengan Kurikulum Merdeka:

  1. Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL). Melalui PBL, siswa dapat mengaitkan nilai-nilai Islam dengan kehidupan nyata, misalnya dalam proyek kewirausahaan syariah atau kegiatan sosial berbasis masjid. Hal ini mendukung penguatan karakter sekaligus keterampilan abad 21 (Jauhari & Thelma, 2024).
  2. Differentiated Instruction. Strategi ini memungkinkan guru PAI menyesuaikan materi, metode, dan penilaian sesuai kebutuhan siswa. Implementasi ini terbukti meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI (Herwanto & Musyarrofah, 2024).
  3. Pemanfaatan Teknologi Digital. Integrasi platform digital seperti aplikasi belajar Al-Qur’an, video interaktif, dan Learning Management System (LMS) mendorong terciptanya pembelajaran PAI yang adaptif, kontekstual, dan menarik bagi generasi Z (Akhyar et al., 2024).

Namun, integrasi ini menghadapi kendala berupa rendahnya kompetensi digital guru, keterbatasan infrastruktur sekolah, dan resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan dukungan kebijakan dari pemerintah.

Kesimpulan

Integrasi Pendidikan Agama Islam dengan Kurikulum Merdeka dapat diwujudkan melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek, diferensiasi, dan pemanfaatan teknologi digital. Integrasi ini tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik peserta didik dalam kerangka religius. Keberhasilan integrasi sangat ditentukan oleh kesiapan guru, dukungan infrastruktur, dan kebijakan yang adaptif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi model integrasi PAI dalam berbagai jenjang pendidikan.

Daftar Pustaka

  • Akhyar, M., Rizal, M., & Fajri, M. (2024). The Importance of Religious Education in the Digital Era. International Journal of Islamic Education Research, 2(1). Retrieved from https://international.aripafi.or.id/index.php/IJIER/article/download/146/149/610
  • Herwanto, A., & Musyarrofah, I. (2024). Differentiated Instruction in Islamic Senior High School: Aspects, Strategies and Problems. International Journal of Education & Curriculum Application, 7(2), 117–129. https://doi.org/10.31764/ijeca.v7i2.23557
  • Jauhari, I., & Thelma, R. (2024). Application of Project-Based Learning in Islamic Education using the Scientific Approach. Education and Sociedad Journal, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.61987/edsojou.v1i1.391
  • Zulfiani, A., Susanti, A., & Rahman, M. (2024). Analyzing Student Learning Style Profiles for Differentiated Learning in the Merdeka Curriculum in Elementary Schools. Cendikia: Media Jurnal Ilmiah Pendidikan, 14(3), 215–229. Retrieved from https://iocscience.org/ejournal/index.php/Cendikia/article/download/4589/3217
  • Indonesian Teacher Development and Curriculum Innovation (ETDCI). (2023). Islamic Religious Education Curriculum Development Model. Indonesian Journal of Research and Educational Review, 2(4), 55–67. https://doi.org/10.51574/ijrer.v2i4.936

 

Artikel ini ditulis Redaktur STIT Makrifatul Ilmi Online

Tags: Artikel
Previous Post

Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital

Next Post

Tingkatkan Kualitas Jurnal, Dosen dan Mahasiswa STIT Makrifatul Ilmi Antusias Ikuti Pelatihan AI dari BINUS

officialstitmi

officialstitmi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dr. H. Abdullah Munir, M.Pd.

Most commented

Tinjauan Teori Belajar Terbaru dan Implikasinya pada Pendidikan Islam

Cara Meningkatkan Komunikasi Interpersonal

Dr. KH. Abdullah Munir Terpilih Kembali dalam Musda X MUI Bengkulu Selatan

STIT Makrifatul Ilmi Lantik Pengurus Dema Baru di Momen Hari Guru Nasional 2025

Serah Terima Mahasiswa Kukerta Angkatan VI STIT Makrifatul Ilmi di Desa Padang Bindu

Sekcam Manna Apresiasi Pelaksanaan Kukerta STIT Makrifatul Ilmi di Desa Tambangan

STIT MI BENGKULU SELATAN

Official Website | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan

Tags

#Munaqasyah #PPL #STITMI #STIT-MI #STITMI #stit_mi #Ujian_Komprehensif #Yudisium Abdullah Munir Akademik Akreditasi Arif Luthfi Artikel Canva CEL Dema Dosen Guru HSN Kampus Karakter Kompetisi Kukerta Kuliah LPPM Mahasiswa Maulid Nabi MoU Official PAI Pelatihan Pembinaan Penelitian Peta Konsep PKKMB pmb Prestasi Proposal Seminar Sempro Serdos Skripsi Surismi Nada Puspa UKM Vlogger Workshop

Recent News

Tinjauan Teori Belajar Terbaru dan Implikasinya pada Pendidikan Islam

Tinjauan Teori Belajar Terbaru dan Implikasinya pada Pendidikan Islam

December 12, 2025
Cara Meningkatkan Komunikasi Interpersonal

Cara Meningkatkan Komunikasi Interpersonal

December 12, 2025

© by: Suport | 2021 | STIT MI Official.

No Result
View All Result
  • Home
  • About Us
    • History
    • Vision, Mission & Objective
    • Motto
    • Strategic Plan
    • Organization
    • Mars
  • Academics
    • Academic Calender
    • Academic Guideline
  • Classis
    • Management
    • Teaching
    • Stories
    • Learning
    • Studying
    • Remedy
  • Tarbiyah
    • Prodi PAI
    • Prodi PGMI
  • Campus Life
    • Facilities
    • What is Campus Life
    • Student Organizations
    • Alumni Organization
  • PMB
  • Siakad
  • Journal
    • OJS el_Makrifah
    • ISSN
  • Info

© by: Suport | 2021 | STIT MI Official.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In