Krisis ini seharusnya menjadi alarm bagi dunia pendidikan tinggi. Sebab bangsa yang gagal melatih generasi mudanya untuk berpikir dan berbicara, akan melahirkan masyarakat yang pandai mengikuti perintah, tetapi miskin gagasan.
Kini saatnya kampus dan mahasiswa berbenah. Letakkan ponsel. Tatap audiens. Dan bicaralah dengan pemahaman, karena di situlah pendidikan sejati bermula. (*)
Ditulis Oleh: Ahmad Aljauzi Jutama | Semester III | Jurusan PAI
Artikel ini telah disunting oleh redaktur STIT MI Online. Namun tidak mengurangi subtansi dari artikel
Page 2 of 2


