STIT-MI – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan menggelar sidang munaqasyah bagi mahasiswa tingkat akhir di Ruang Sidang STIT-MI, Jumat (8/8/2025).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak mengikuti wisuda.
Sidang munaqasyah diikuti oleh mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah yang telah menyelesaikan penulisan skripsi.
Setiap mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan tim penguji, yang terdiri dari dosen pembimbing dan dosen penguji.
Ketua STIT Makrifatul Ilmi, Dr. H. Abdullah Munir, M.Pd., mengatakan bahwa sidang munaqasyah bukan hanya ujian akademik, tetapi juga bentuk pembentukan karakter ilmiah mahasiswa.
STIT Makrifatul Ilmi Mantapkan Implementasi OBE untuk Tingkatkan Kompetensi Lulusan
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu menulis dan meneliti, tetapi juga percaya diri dalam mempertanggungjawabkan karyanya di depan forum akademik,” ujar Abdullah Munir.
Menurutnya, proses munaqasyah melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, menjawab pertanyaan secara argumentatif, serta mempertahankan gagasan dengan landasan ilmiah.
Salah satu peserta sidang, Sinta Mulya mengungkapkan rasa syukurnya karena mahasiswa terlihat antusias.

“Mereka mempersiapkan diri dengan baik. Bahkan, beberapa topik penelitian sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sinta.
Kegiatan ini berlangsung tertib dan kondusif. Usai sidang, mahasiswa yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke tahap revisi akhir skripsi sebelum dinyatakan resmi menyandang gelar sarjana. (*)



