• Call: +60 8 123 000
  • E-mail: info@gmail.com
  • Login
Education Blog
  • Home
  • About Us
    • History
    • Vision, Mission & Objective
    • Motto
    • Strategic Plan
    • Organization
    • Mars
  • Academics
    • Academic Calender
    • Academic Guideline
  • Classis
    • Management
    • Teaching
    • Stories
    • Learning
    • Studying
    • Remedy
  • Tarbiyah
    • Prodi PAI
    • Prodi PGMI
  • Campus Life
    • Facilities
    • What is Campus Life
    • Student Organizations
    • Alumni Organization
  • PMB
  • Siakad
  • Journal
    • OJS el_Makrifah
    • ISSN
  • Info
No Result
View All Result
STIT MI BENGKULU SELATAN
No Result
View All Result
Home Article

Pengertian Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

officialstitmi by officialstitmi
September 22, 2025
in Article
0
Suri Tauladan dan Menejerial Kepala Sekolah dalam Merdeka Belajar

Agus Nugroho

Share on FacebookShare on Twitter

Pendahuluan

Pendidikan pada jenjang dasar merupakan fondasi esensial dalam membentuk karakter, intelektualitas, serta keterampilan peserta didik. Di Indonesia, pendidikan dasar tidak hanya dilaksanakan di sekolah umum, tetapi juga pada lembaga pendidikan keagamaan, salah satunya Madrasah Ibtidaiyah (MI). Untuk menunjang kualitas pembelajaran di MI, dibutuhkan pendidik profesional yang disiapkan melalui program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

PGMI sebagai sebuah disiplin keilmuan hadir untuk menjawab kebutuhan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Pengertian Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Secara terminologis, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) adalah program akademik yang berorientasi pada pengembangan calon pendidik profesional di tingkat Madrasah Ibtidaiyah, yakni setara dengan Sekolah Dasar (SD) dalam sistem pendidikan nasional. Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia (2013), PGMI bertujuan untuk menyiapkan guru yang mampu mengintegrasikan pengetahuan umum dan keislaman dalam proses pembelajaran di MI.

Baca Juga: Kurikulum Perkuliahan di STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan

Secara konseptual, PGMI dapat dipahami sebagai sebuah program sarjana (S1) yang mengombinasikan kajian pedagogik, psikologi perkembangan, kurikulum dasar, serta integrasi ilmu-ilmu keislaman. Lulusan PGMI diproyeksikan tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga kompeten dalam strategi pembelajaran inovatif, diferensiasi, serta berbasis nilai-nilai keislaman.

Tujuan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Program PGMI memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain:

  1. Menghasilkan tenaga pendidik profesional yang memiliki integritas akademik, moralitas, dan spiritualitas.

  2. Mengembangkan kemampuan pedagogis dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran di tingkat MI.

  3. Membentuk guru berkompetensi multilateral, yakni menguasai mata pelajaran umum (matematika, bahasa, IPA, IPS) sekaligus mata pelajaran keagamaan (Al-Qur’an, Hadis, Fikih, Akidah Akhlak).

  4. Mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam praktik pendidikan modern sehingga tercipta generasi berkarakter dan berdaya saing global.

Ruang Lingkup Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Ruang lingkup keilmuan PGMI meliputi berbagai aspek yang saling berkorelasi, yaitu:

  • Ilmu Kependidikan: meliputi teori belajar, evaluasi pendidikan, dan manajemen kelas.

  • Psikologi Pendidikan: mendalami perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik usia dasar.

  • Kurikulum dan Pembelajaran MI: mencakup rancangan kurikulum nasional dan keagamaan yang terintegrasi.

  • Metodologi Pembelajaran: penerapan strategi inovatif seperti project-based learning, discovery learning, dan differentiated instruction.

  • Penguasaan Materi Ajar: kemampuan menguasai mata pelajaran dasar dan pendidikan agama secara komprehensif.

Relevansi PGMI dalam Konteks Abad 21

Era disrupsi digital menuntut guru MI tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, inovator, dan motivator. Guru MI harus mampu mengintegrasikan literasi digital, kolaborasi, komunikasi efektif, dan critical thinking dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, PGMI dirancang adaptif terhadap Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, di mana teknologi informasi dan kecerdasan buatan mulai diintegrasikan dalam praktik pendidikan (Yuliana, 2023).

Selain itu, PGMI juga menjadi instrumen strategis dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila yang religius, mandiri, bernalar kritis, dan berwawasan global, sebagaimana amanat Kurikulum Merdeka (Kemendikbudristek, 2022).

Kesimpulan

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) merupakan program akademik yang mempersiapkan calon guru profesional untuk mengajar di tingkat MI. PGMI tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan pedagogik, tetapi juga integrasi nilai-nilai Islam. Dengan penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan spiritual, PGMI berperan signifikan dalam membentuk generasi muslim yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif di era global.

Referensi

  • Hidayatullah, F. (2021). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal dalam Kurikulum Merdeka. Bandung: Alfabeta.

  • Kementerian Agama RI. (2013). Kurikulum Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.

  • Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

  • Mulyasa, E. (2013). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

 

Artikel ini ditulis oleh Agus Nugroho

Tags: Artikel
Previous Post

Mahasiswa PAI STIT Makrifatul Ilmi Dituntut Perkuat Kompetensi Profesional dalam Kurikulum Merdeka

Next Post

Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital

officialstitmi

officialstitmi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dr. H. Abdullah Munir, M.Pd.

Most commented

Kartini Dirayakan, Tapi Belum Dipahami

Kabupaten Bengkulu Selatan

Strategi Penguatan Kompetensi Mahasiswa PAI dan PGMI di Era Pendidikan Digital

Integrasi Kurikulum Cinta dalam Pembelajaran Fiqih: Membangun Karakter Spiritual Peserta Didik

Menelaah Kembali Sahabat Nabi: Antara Otoritas, Konflik, dan Tantangan Keislaman Kontemporer

Etika dan Regulasi AI dalam Dunia Pendidikan: Tantangan dan Tanggung Jawab Bersama

STIT MI BENGKULU SELATAN

Official Website | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan

Tags

#Munaqasyah #PPL #STITMI #STIT-MI #STITMI #stit_mi #Ujian_Komprehensif #Yudisium Abdullah Munir Akademik Akreditasi Arif Luthfi Artikel BAAK Beasiswa Canva CEL Dema Dosen Guru HSN Kampus Karakter Kompetisi Kukerta Kuliah Liza Wahyuninto Mahasiswa Maulid Nabi MoU Official OJS PAI Pembinaan Penelitian Peta Konsep PKKMB pmb Prestasi Proposal Seminar Serdos Skripsi Surismi Nada Puspa Workshop Yeni Wulandari

Recent News

Kartini Dirayakan, Tapi Belum Dipahami

Kartini Dirayakan, Tapi Belum Dipahami

April 20, 2026
Peta Bengkulu Selatan

Kabupaten Bengkulu Selatan

April 6, 2026

© by: Suport | 2021 | STIT MI Official.

No Result
View All Result
  • Home
  • About Us
    • History
    • Vision, Mission & Objective
    • Motto
    • Strategic Plan
    • Organization
    • Mars
  • Academics
    • Academic Calender
    • Academic Guideline
  • Classis
    • Management
    • Teaching
    • Stories
    • Learning
    • Studying
    • Remedy
  • Tarbiyah
    • Prodi PAI
    • Prodi PGMI
  • Campus Life
    • Facilities
    • What is Campus Life
    • Student Organizations
    • Alumni Organization
  • PMB
  • Siakad
  • Journal
    • OJS el_Makrifah
    • ISSN
  • Info

© by: Suport | 2021 | STIT MI Official.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In