STIT MI – Islam masih kerap dipersepsikan secara keliru sebagai agama yang identik dengan ekstremisme dan tindakan destruktif. Persepsi tersebut tidak terlepas dari pemberitaan dan gambaran media global yang dalam sejumlah kasus mengaitkan Islam dengan berbagai tindakan kekerasan.
Di tengah persepsi tersebut, sebuah kajian menyoroti kembali pesan utama Islam yang berlandaskan prinsip rahmatan lil ‘ālamīn, yaitu Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Konsep ini menegaskan bahwa kehadiran Islam tidak diarahkan pada kehancuran, melainkan pada pembangunan kehidupan dan peradaban yang berlandaskan keadilan, perdamaian, serta kasih sayang.
Penelitian ini bertujuan mengkaji makna mendasar rahmatan lil ‘ālamīn sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Kajian tersebut sekaligus berupaya menunjukkan bahwa Islam memiliki ajaran yang mendorong terbentuknya tatanan kehidupan yang menjunjung keadilan, perdamaian, dan kepedulian terhadap sesama.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan. Sumber utama yang dianalisis meliputi Al-Qur’an dan hadis-hadis yang sahih, sedangkan sumber pendukung berasal dari pemikiran para ulama dan cendekiawan Muslim, baik dari kalangan klasik maupun kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Islam secara konsisten memberikan penekanan terhadap keadilan, toleransi, kasih sayang, serta perlindungan terhadap seluruh makhluk. Nilai-nilai tersebut tidak dibatasi oleh perbedaan agama, etnis, maupun status sosial.
Konsep rahmatan lil ‘ālamīn juga dinilai memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar dimensi spiritual. Prinsip tersebut dapat menjadi landasan etis dalam mengatur berbagai aspek kehidupan, termasuk kehidupan sosial, politik, hingga hubungan manusia dengan lingkungan.
Dalam perspektif ini, rahmat dalam Islam tidak hanya dipahami sebagai hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga tercermin dalam bagaimana manusia memperlakukan sesama dan menjaga kehidupan di sekitarnya. Keadilan, toleransi, kepedulian, dan perlindungan terhadap kehidupan menjadi bagian penting dari nilai tersebut.
Kajian ini pada akhirnya menegaskan bahwa Islam memiliki dimensi ajaran yang menempatkan rahmat dan kemaslahatan universal sebagai salah satu prinsip penting dalam kehidupan manusia. Karena itu, pemahaman terhadap Islam perlu ditempatkan secara utuh dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, keadilan, dan kasih sayang yang terkandung dalam sumber-sumber ajarannya.
Penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam meluruskan berbagai pemahaman yang keliru mengenai Islam sekaligus memperkuat narasi tentang nilai-nilai Islam yang moderat, humanis, dan penuh kasih sayang.


