• Call: +60 8 123 000
  • E-mail: info@gmail.com
  • Login
Education Blog
  • Home
  • About Us
    • History
    • Vision, Mission & Objective
    • Motto
    • Strategic Plan
    • Organization
    • Mars
  • Academics
    • Academic Calender
    • Academic Guideline
  • Classis
    • Management
    • Teaching
    • Stories
    • Learning
    • Studying
    • Remedy
  • Tarbiyah
    • Prodi PAI
    • Prodi PGMI
  • Campus Life
    • Facilities
    • What is Campus Life
    • Student Organizations
    • Alumni Organization
  • PMB
  • Siakad
  • Journal
    • OJS el_Makrifah
    • ISSN
  • Info
No Result
View All Result
STIT MI BENGKULU SELATAN
No Result
View All Result
Home Article

Guru yang Memahami Anak Didik

Guru sebagai salah satu komponen dalam Kegiatan Belajar Mengajar sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan di tempat pendidikan. Guru diibaratkan sebagai seorang sopir, sangat menentukan bagaimana kendaraan yang dijalankan dapat berjalan baik sesuai tujuan dan sekaligus penumpang yang dibawa merasa nyaman dalam perjalanan.

officialstitmi by officialstitmi
January 22, 2021
in Article
0
Share on FacebookShare on Twitter

Idawati & Hanifuddin (2008) menjelaskan bahwa masing-masing otak memiliki fungsi dan peran yang berbeda, otak reptil memiliki fungsi untuk motorik dan sensorik, menjaga kelangsungan hidup, sedangkan otak limbik memiliki fungsi yang berkaitan dengan emosi, ingatan, bioritmik, dan kekebalan, dan selanjutnya otak neokorteks memiliki fungsi sebagai tempat penalaran intelektual, perilaku sehat, bahasa, pembuatan keputusan, penciptaan gagasan. Ketiga otak tersebut bekerja saling berkaitan seperti sirkuit, bila salah satunya memberi informasi maka yang lainnya akan merespon. Guru sebagai pendidik sangat berkepentingan untuk memahami fungsi otak agar siswa yang belajar dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Kekurangmengertian akan fungsi otak dapat berakibat fatal dan gagalnya proses belajar mengajar yang dijalankan oleh guru. Karena otak sebagai pengendali gerakan, emosi, dan daya nalar dituntut untuk siap dalam merespon informasi yang ada di sekelilingnya, termasuk informasi yang didapat dari proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru di ruang kelas. Tuntutan ini mutlak harus dipenuhi oleh seorang guru jika ingin siswa yang dididiknya berhasil mencapai tujuan pembelajaran.

Sering kali terjadi ketika guru berdiri tegak di depan kelas sebelum pembelajaran dimulai guru langsung menyampaikan materi pelajaran yang diampunya, tanpa melihat apakah siswa yang dihadapinya sudah siap atau belum. Kesiapan siswa dalam menyerap pembelajaran adalah syarat utama keberhasilan mencapai tujuan pembelajaran. Kenyataan ini dapat dilihat ketika siswa ditanya umpan balik apa yang sedang disampaikan oleh guru, justru siswa balik merespon Apa Pak, Apa Bu? Ini pertanda bahwa siswa belum siap mengikuti materi yang disampaikan oleh guru, hail ini terlihat siswa tidak nyambung dan merespon apa maksud yang disampaikan oleh guru. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus tanpa ada perbaikan, hasilnya hanyalah kesia-siaan. Lebih parahnya lagi, jika ada guru mungkin yang terkenal sebagai guru killer yang ditakuti oleh siswa, entah karena penampilannya atau karena pelajarannya yang dianggap sulit, siswa lebih duluan takut sebelum pembelajaran dimulai maka sudah bisa dipastikan siswa tidak akan mendapatkan apa-apa. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena otak reptil siswa yang merespon (takut, lari, serang, kabur) sedang bekerja merespon kejadian di sekelilingnya. Kalau siswa sudah ketakutan tidak ada lagi yang diharapkan sebab otak reptil yang mengatur kesiapan apakah jalan terus mengikuti pembelajaran atau kabur yang sedang bekerja.

Seorang guru jika ingin berhasil dalam melaksanakan Proses Belajar Mengajar, ia harus mampu mengelola kelas yang menyenangkan, artinya siswa yang ingin belajar harus terbebas dari tekanan, rasa takut, kekhawatiran yang datangnya bisa dari teman-temannya maupun dari guru sendiri. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian oleh seorang guru karena secara langsung guru berinteraksi dengan siswa saat pembelajaran dilaksanakan oleh guru. Jika sampai terjadi, di mana kelas bukan tempat yang menyenangkan maka jangan diharap siswa dapat menyerap materi pelajaran yang disampaikan oleh guru.  Oleh karena itu, guru harus memberikan ruang kebebasan untuk siswa dalam mengekpresikan kemampuan, pikiran, daya nalar, gagasan agar siswa kreatif dalam mengikuti proses pembelajaran.

Adanya ruang kebebasan inilah yang memberikan angin segar dalam berkreativitas, berkaitan dengan hal ini tentu guru harus memberikan kesempatan kepada siswa saat belajar untuk dapat beraktivitas sesuai kesenangannya, misalnya ada siswa saat mengerjakan tugas ada yang senang duduk di kursi,  ada yang suka duduk di lantai, atau sambil bersandar di dinding, seorang guru hendaknya memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih, jangan sampai bertindak yang menyebabkan siswa merasa tidak nyaman. Jika hal ini sampai terjadi, bias jadi siswa tidak akan maksimal dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Berbicara senang atau tidak senang tentu berkaitan dengan apa yang dipikirkan dan apa yang dirasakan oleh siswa. Oleh sebab itu seorang guru sangat penting memahami perasaan dan pikiran siswa yang di hadapi saat pembelajaran.

Terkadang seorang guru memiliki pemahaman bahwa siswa yang baik adalah siswa yang taat dan menuruti apa yang dikatakan oleh guru, sampai-sampai terjadi guru melarang siswa pindah tempat duduk atau melarang jalan-jalan untuk berinteraksi dengan teman-temannya dengan alasan mengganggu konsentrasi belajar. Padahal seorang guru perlu memahami bahwa semakin banyak gerak dalam belajar maka anak akan semakin cerdas karena gerakan mengikat pikiran. Jalaluddin Rakhmat (2007:109) mengatakan bahwa, “Setiap gerakan adalah kejadian sensoris-motorik, yang berkaitan dengan pemahaman kita akan dunia fisik, dunia tempat semua pembelajaran berasal.” Merujuk apa yang disampaikan oleh Jalaluddin jelas bahwa memberikan kebebasan kepada anak untuk bergerak merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kecerdasan siswa.

Page 4 of 5
Prev1...345Next
Tags: Arif LuthfiGuruKarakter
Previous Post

Mahasiswa STIT Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Lepas 30 Ribu Benih Lele

Next Post

Pengertian Pendidikan Agama Islam

officialstitmi

officialstitmi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dr. H. Abdullah Munir, M.Pd.

Most commented

Satu Pintu Layanan Digital, STIT Makrifatul Ilmi Resmi Luncurkan Tautan Microsite s.id/stitmi

Daftar Perguruan Tinggi dan Tempat Kuliah di Provinsi Bengkulu Terlengkap

Cara Memilih Kampus yang Tepat Setelah Lulus SMA, Jangan Sampai Salah Pilih!

Tips Lolos Kuliah dengan KIP Kuliah, Jangan Sampai Salah Langkah!

Prospek Kerja Lulusan PGMI yang Harus Kamu Ketahui !

Mengapa Memilih Jurusan Pendidikan Agama Islam? Ini Alasan yang Perlu Anda Ketahui

STIT MI BENGKULU SELATAN

Official Website | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan

Tags

#Munaqasyah #PPL #STITMI #STIT-MI #stit_mi #Yudisium Abdullah Munir Akademik Akreditasi Arif Luthfi Artikel BAAK Beasiswa CEL Dema Dosen Guru HSN Kampus Kompetisi Kukerta Kuliah Liza Wahyuninto Mahasiswa Maulid Nabi MoU News Official OJS PAI Pembinaan Penelitian Peta Konsep PKKMB pmb Prestasi Seminar Sempro Serdos Sinopsis Skripsi Surismi Nada Puspa UKM Vlogger Workshop Yeni Wulandari

Recent News

Satu Pintu Layanan Digital, STIT Makrifatul Ilmi Resmi Luncurkan Tautan Microsite s.id/stitmi

Satu Pintu Layanan Digital, STIT Makrifatul Ilmi Resmi Luncurkan Tautan Microsite s.id/stitmi

August 14, 2026
Daftar Kampus di Bengkulu Indonesia

Daftar Perguruan Tinggi dan Tempat Kuliah di Provinsi Bengkulu Terlengkap

August 11, 2026

© by: Suport | 2021 | STIT MI Official.

No Result
View All Result
  • Home
  • About Us
    • History
    • Vision, Mission & Objective
    • Motto
    • Strategic Plan
    • Organization
    • Mars
  • Academics
    • Academic Calender
    • Academic Guideline
  • Classis
    • Management
    • Teaching
    • Stories
    • Learning
    • Studying
    • Remedy
  • Tarbiyah
    • Prodi PAI
    • Prodi PGMI
  • Campus Life
    • Facilities
    • What is Campus Life
    • Student Organizations
    • Alumni Organization
  • PMB
  • Siakad
  • Journal
    • OJS el_Makrifah
    • ISSN
  • Info

© by: Suport | 2021 | STIT MI Official.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In